7 Feb 2013

Badai Pasti Berlalu

Badai
Kawan cerita ini saya kutip dari Bapak Agus Syaifudin salah satu guru besar Matematika di Madrasah Tsanawiyah Negeri Kunir.

Seorang anak mengemudikan mobil bersama ayahnya.
Setelah beberapa puluh kilometer, tiba-tiba awan hitam datang bersama angin kencang. Langit menjadi gelap.
Beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.
“BAGAIMANA, Ayah? Kita berhenti?” Si Anak bertanya.
“Teruslah mengemudi !” kata Ayahnya
Anaknya tetap menjalankan mobil.
Langit makin gelap, angin bertiup kencang. Hujanpun turun.
Beberapa pohon bertumbangan, BAHKAN ada yang diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan. Terlihat kendaraa-kendaraan besar juga mulai menepi & berhenti.
“Ayah…!?”
“Teruslah mengemudi!” kata Ayah sambil terus melihat ke depan.
Anaknya tetap mengemudi dengan bersusah payah. Hujan lebat menghalangi pandangan hanya berjarak beberapa meter saja. Si Anak mulai takut, namun tetap mengemudi walaupun sangat perlahan.
Setelah melewati beberapa kilometer ke depan, dirasakan hujan mulai mereda & angin mulai berkurang.
Setelah beberapa kilometer lagi, sampailah mereka pada daerah yang kering dan matahari bersinar.
“SILAHKAN berhenti dan keluarlah”, kata Ayah.
“KENAPA sekarang?”, tanya sianak.
“Coba lihat kebelakang, agar kau bisa melihat seandainya kita tadi berhenti di tengah badai”.
Sang Anak berhenti dan keluar. Dia melihat jauh di belakang sana badai yang masih berlangsung.
Dia membayangkan orang-orang yang terjebak di sana. Dia baru mengerti bahwa jangan pernah berhenti ditengah badai karena akan terjebak dalam ketidakpastian. Jika kita sedang menghadapi “badai” kehidupan, teruslah berjalan, jangan berhenti dan putus asa karena kita akan tenggelam dalam keadaan yang terus menakutkan.
Lakukan saja yang dapat kita lakukan, dan yakinkan diri bahwa DIA ada bersama kita, ingat bahwa BADAI PASTI BERLALU !

Semoga kisah inspiratif ini menjadi pelajaran penting dalam kehidupan kita.

6 Jan 2013

Liburan Telah Usai

Pulang Liburan
Berbicara soal liburan, hem…mungkin semua orang juga cukup senang dengan aktivitas ini. Hehehehe… Liburan merupakan salah satu cara untuk mentas dari segala rutinitas sehari-hari yang cukup melelahkan. Liburan juga merupakan suatu kesenangan tersendiri bagi semua orang. Liburan kali ini cukup spesial karena hari libur yang berbarengan dengan momen natal dan tahun baru, tentunya cukup meriah dan menggembirakan. Liburan untuk para pelajar berlangsung selama 2 minggu, sangatttttt lama dan sangattttt puas tentunya. Dimulai pada tanggal 24 desember sampai 5 januari 2012. Banyak yang bisa dilakukan untuk menghabiskan hari yang sengaja dimerahkan itu, salah satunya dengan cara memanjakan diri alias tidur, rekreasi bersama teman ataupun sanak saudara, dsb. Terasa cukup singkat waktu 2 minggu ini, libur panjang nan lebar itu sudah berakhir pada tanggal 5 januari 2013. Alangkah waktu itu cepat berlalu, sudah saatnya kembali melakukan ritual belajar seperti biasa pukul 06.45 sampai 14.40 sore. Sungguh payah jika waktu diisi dengan sesuatu hal yang tidak bermanfaat apalagi pada saat liburan. Kawan cerita akan saya sambung dilain waktu. Selamat berakhir pekan… Salam SUPER !

3 Jan 2013

Walking-Walking To Pantai Selatan

Narsis Dulu
Kamis, 3-1-13 saya laporkan bahwa hari ini cuaca cukup cerah untuk bermain-bermain dengan air asin. Sekitar pukul 08:00 WIB tepat saya berangkat dari Blitar menuju Karanggayam untuk berkumpul di rumah seorang kawan dalam acara road to south beach. Hehe lebay... Banyak kawan-kawan alumni mts kunir yang sekarang di man kunir ikut dalam kemeriahan acara tersebut mungkin hanya saya saja yang berasal dari smk. Dengan sedikit melupakan ketidak-Pdan saya, sayapun mencoba bergabung dengan kawan-kawan, meskipun tidak kenal sebelumnya. Canggung memang tapi lama-lama menjadi terbiasa. Waktu menunjukkan pukul 09:00 WIB pasukanpun siap diberangkatkan meskipun sudah molor lama karena saling tunggu menunggui kawan-kawan. Dengan mengendarai sepeda motor dan membawa peralatan ala kadarnya kami meluncur sedikit terburu-buru. Alangkahnya WOW jalan yang dilewati menuju tambak yang rutenya sudah jauh jalannya berkelok-kelok pula. Sungguh membuat boyok tambah pedot dan jantung dag dig dug. Disepanjang perjalanan yang terlihat kanan dan kiri hanya sebuah jurang curam nan dalam juga beberapa rumah penduduk setempat. Horor sekali dalam petualangan kali ini sekaligus sangat menantang. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 1,5 jam kamipun tiba di pantai selatan, dengan perasaan senang sekaligus peyok kami siap bermain-main dengan air laut. Pemandangan yang cukup menakjubkan sebuah ombak yang tenang dan pasir yang putih serta air laut yang kebiruan seakan memberikan pikiran yang damai ketika kami sampai disana… Petualangan belum berakhir sampai disini, kami memutuskan untuk lanjut menaiki sebuah bukit yang tinggi dan jalan yang sangat merepotkan, curam dan licin. Telah berhasil membuat kaki-kaki kami kram dan lempoh, dalam petualangan menaiki bukit sedikit demi sedikit mencoba menakhlukkan tantangan yang ada, melelahkan tapi sungguh seru. Lekaslah kita tiba dibawah disuguhkan dengan ombak yang dahsyat mengahantam tubuh kami sampai baju kami basah kuyup lanjut pula untuk bermain-main dengan ombak dan menikmati pemandangan. Setelah puas berpetualang di pantai selatan selama 1,5 jam kamipun segera membersihkan diri dan pulang ke rumah masing-masing. Semoga ini menjadi liburan yang menyenangkan bagi penulis. Terima kasih…

Cerita Sebuah Nama

Apalah arti sebuah nama mungkin itulah yang terbesit dalam diri seseorang ketika orang tidak mengerti mengapa orang tuanya memberikan nama demikian. Bila setiap manusia yang dilahirkan tidak memiliki nama alangkah bahanya bingung harus bagaimana dan apabila nama di dunia sama, repot pula untuk memanggilnya. Untuk itu penting sekali nama dalam diri manusia, tentunya nama itu pula yang bakal dipanggil oleh Allah ketika kita sudah dihadapkan dengan alam akhirat. Subhanallah, Maha Suci Allah. Allah juga memilki 99 nama baik ( Asmaul Husna ) yang semuanya memiliki arti baik pula. My name is Fitria Ilma Sari, begitulah orang tua saya memberikan nama. Nama merupakan sebuah karunia yang juga mempunyai kandungan makna tersembunyi dan tersendiri dengan harapan agar anak itu sebaik perilakunya sesuai dengan namanya. Begitu pula dengan nama saya, yang artinya adalah manusia berilmu yang suci. Setiap orang tua menginginkan seorang anak yang sholih/sholihah, yang dapat mendo’akan orang tuanya ketika hidup maupun sudah mati. Alangkah durhaka apabila kita tidak mendo’akan mereka. Sungguh manusia dilahirkan untuk saling mendoa’kan dan membantu dalam hal kebaikan. Ketika hidup nama yang paling banyak dikenal orang bahkan ketika sudah matipun nama pula yang bakal dikenang orang bukan kekayaannya. Sungguh rugi apabila nama yang diberikan tidak mengandung arti yang baik atau tidak baik untuk dipanggil. Untuk itu berikanlah sebuah nama yang baik dan baik pula maknanya.Semoga kita semua diberikan Hidayah oleh Allah dalam setiap nafas dan langkah kita. Amin…